Matahari, Bumi, dan Bulan

by -126 views
Matahari, Bumi, dan Bulan
Sumber: pledgett.org

Matahari

  • Matahri adalah bintang
  • Jarak Bumi-Matahari, bagi ukuran jagat raya sangat dekat, yaitu sekitar 150.000.000 km (= 1 satuan astronomi =1 SA)
  • Jarak antarbintang di jagat raya diukur dengan satuan cahaya.
  • 1 tahun cahaya =1013 km

a. Energi di Matahari

Hal yang memungkinkan terbentuknya energi di matahari yang luar biasa adalah proses reaksi nuklir (fusi nuklir). Menurut Albert Einstein, besarnya energi yang timbul pada reaksi nuklir di Matahari dapat dihitung dengan persamaan :

E = mc2

Keterangan :

E     = energi yang timbul,

m    = massa yang berubah menjadi energi,

C     = cepat rambat cahaya di ruang hampa udara

b. Lapisan-lapisan Matahari

  • Inti Matahari

Inti Matahari merupakan bagian yang selalu bergerak. Pada ini matahari terjadi reaksi terminuklir yang menghasilkan energi besar. Suhu yang ada pada inti Matahari mencapai 13.600.000o C.

  • Fotosfer (lapisan cahaya)

Fotosfer adalah lapisan cahaya yang sangat terang, putih dan menyilaukan mata. Tebalnya sekitar 320 km dengan suhu mencapai 6.000o C.

  • Kromosfer

Kromosfer disebut juga atmosfer matahari. Tebalnya mencapai 2.400 km. Suhunya 4.000o C, namun bagian luarnya bisa mencapai 10.000o C.

  • Korona

Korona adalah lapisan atmosfer luar Matahari yang berbentuk mahkota.

 

Bumi dan Prilakunya

Akibat Rotasi Bumi

  1. Bumi mengembung di khatulistiwa dan tepat di kedua kutubnya.
  2. Terjadi pergantian siang dan malam
  3. Terjadi perbedaan suhu
  4. Gerak semu harian Matahari dan benda-benda langit lainnya
  5. Adanya perubahan arah angin

Akibat Revolusi Bumi

  1. Terjadi perubahan musim
  2. Terjadi perbedaan panjang siang dan malam di belahan Bumi utara dan selatan.
  3. Terlihat rasi bintang yang berbeda-beda dari waktu ke waktu dalam satu tahun.
  4. Gerakan semu tahunan Matahari
  • Tanggal 21 Maret Matahari akan terbit di atas khatulistiwa.
  • Tanggal 21 Juni Matahari akan terbit di atas garis balik utara.
  • Tanggal 23 September Matahari akan terbit di atas garis khatulistiwa.
  • Tanggal 22 Desember Matahari akan terbit di atas garis balik selatan.

 

Bulan dan Prilakunya

a. Rupa Bulan

  1. Bulan termasuk benda gelap, karena tidak bisa menghasilkan cahaya sendiri, cahaya yang tampak dari bumi hanyalah hasil pantulan cahaya Matahari yang jatuh di permukaannya.
  2. Jarak Bulan ke Bumi 284.403 km dan Bulan bermassa kira-kira 1/81 massa Bumi ( massa bulan
  3. Gravitasi Bulan hanya 1/16 kali gravitasi Bumi. Diameter bulan ¼ kali diameter Bumi.

b. Bulan Tidak Memiliki Atmosfer

Karena tidak memiliki atmosfer, maka di Bulan terjadi peristiwa sebagai berikut.

  1. Suhu di bulan sangat ekstrim. Di bagian yang terkena sinar Matahari suhunya mencapai 110o C, sedangkan di bagian yang terkena sinar Matahari suhu-suhunya mencapai -173o
  2. Bunyi tidak dapat merambat di Bulan.
  3. Langit di Bulan berwarna hitam kelam.
  4. Di Bulan tidak mengenal siklus air.

c. Rotasi dan Revolusi Bulan

Di samping mengorbit Bumi, Bulan bersama Bumi juga beredar mengelilingi Matahari. Pasang surut air laut disebabkan oleh gaya gravitasi bulan dan Matahari terhadap Bumi. Akan tetapi pasang surut terutama disebabkan oleh gaya gravitasi Bulan. Hal ini disebabkan jarak Bumidan Bulan terlalu dekat.

 

Bumi dan Bulan yang Mengelilingi Matahari

Bumi beradar mengelilingi Matahari. Bumi berotasi dari barat ke timur.

  • Dalam beradar mengelilingi Matahari, poros Bumi miring membuat sudut 23,5o terhadap garis yang tegak lurus terhadap ekliptika, maka panjang siang dan malam selalu berubah.
  • Bulan yang mengorbit bumi juga disebut revolusi. Kala revolusi Bulan adalah 27,3 hari. Kala revolusi ini disebut juga 1 bulan
  • Untuk terjadi saat bulan purnama ke bulan purnama (atau dari bulan baru ke bulan baru berikutnya) dibutuhkan waktu 29,53 hari. Waktu ini disebut juga 1 bulan

Gaya Gravitasi

Newton menyampaikan bahwa anatara dua benda yang massanya masing-masing M akan terjadi gaya tarik-menarik yang disebut pula gaya gravitasi. Besarnya gaya gravitasi ini dapat dicari dengan persamaan berikut ini.

F = G ([mM]/r2)

Keterangan :

F      = gaya gravitasi (N)

G     = tetapan gravitasi

M    = massa benda pertama (kg)

m    = massa benda kedua (kg)

r       = jarak antara kedua benda (m)

 

Gerakan Bulan dan Matahari

  • Pada saat bulan purnama, bulan menembus bidang ekliptika. Saat itu terjadi kedudukan Matahari, Bulan, dan Bumi akan berada dalam satu garis sehingga akan terjadi gerhana Bulan.
  • Pada saat bulan menembus bidang ekliptika, yaitu pada saat bulan mati, akan terjadi gerhana Matahari. Saat itu Matahari berada pada satu garis lurus dengan bulan jika dilihat dari Bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *